Cara Pembuatan Pipa Beton yang Perlu Anda Ketahui

Keberadaan dari pipa beton masih jarang sekali ditemukan di Indonesia pada tahun 1984 yang lalu. Padahal produk beton termasuk ke dalam material konstruksi yang dapat sangat membantu dan juga dapat mempermudah para kontraktor di dalam setiap proses pembangunan. Karena beton merupakan material yang sering diaplikasikan untuk segala jenis kebutuhan infrastruktur bangunan, baik untuk kebutuhan saluran gorong-gorong, jembatan, tiang pondasi bangunan, dan masih banyak kebutuhan-kebutuhan lainnya.

Pada saat ini sudah banyak pabrik beton yang telah menawarkan berbagai produk beton yang dibuat dengan cara dicetak maupun langsung dibuat di pabrik karena telah banyak sekali kebutuhan konstruksi yang membutuhkan material beton. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang bagaimana cara pembuatan dari pipa beton yang dibuat secara manual ataupun dibuat dengan teknologi.

Cara Pembuatan Pipa Beton Secara Manual

Jika anda ingin membuat pipa beton dengan cara manual, maka terdapat beberapa tahapan yang perlu Anda lakukan, di antaranya yaitu dengan mempersiapkan cetakan untuk beton yang sesuai dengan diameter yang anda butuhkan. Pada bagian Sisi permukaan cetakan sebaiknya Anda harus memberikan oli bekas pada besi terlebih dahulu agar pada saat proses cetakan yang dilakukan berjalan dengan mudah. Selain memberikan oli, sebaiknya Anda juga memberikan alas untuk cetakan tersebut agar campuran beton yang telah anda cetak tidak akan lengket di tanah.

Jika anda telah melakukan semua proses pelapisan dan juga menyiapkan bahan dan alat yang diperlukan, anda dapat mulai menjalankan langkah-langkah pembuatan pipa beton. Yaitu dengan menyiapkan 6 ember pasir bersuhu lembab dan satu ember semen. Aduk secara merata kedua campuran lalu Anda dapat menuangkan adonan tersebut ke dalam cetakan dengan cara perlahan dan memberikan sedikit tekanan singkat pada campuran beton agar dapat memadat.

Anda dapat melakukan proses pembuatan pipa beton tersebut berulangkali tergantung dengan kebutuhan dari jumlah pipa yang akan anda gunakan. Jika sudah selesai, lanjut ke tahap selanjutnya yaitu dengan proses pengeringan pipa beton selama kurang lebih 15 menit. Cetakan dari beton dapat dilepas dengan cara perlahan dan berhati-hati agar tidak sampai rusak. Lama dari proses pengeringan campuran beton ini juga tergantung dari ukuran pipa yang telah anda buat, jika ukuran pipa besar maka akan memerlukan waktu pengeringan setidaknya mencapai 7 hari atau bahkan lebih

Namun seiring dengan perkembangannya waktu, metode atau cara pembuatan pipa beton secara manual ini telah ditinggalkan oleh banyak orang karena caranya yang dianggap sangat rumit dan juga membutuhkan waktu pemrosesan yang lebih lama. Tidak heran jika banyak perusahaan beton pracetak yang sekarang mulai bermunculan dengan menawarkan berbagai keunggulan dari setiap produk mereka, baik dari mutu beton yang dimiliki sekaligus peralatan mesin produksi beton yang canggih sehingga segala proses produksi dapat dilakukan dengan sangat mudah tanpa membutuhkan waktu yang lama. Kualitas dari jumlah produksi yang akan dicapai juga akan bertambah, tidak heran jika banyak kontraktor yang justru memanfaatkan hal ini untuk memproduksi pipa beton secara kustom

Proses Produksi Pipa Beton Dengan Teknologi Canggih

Teknologi canggih yang digunakan di dalam pabrik beton yang biasanya diterapkan untuk proses produksi pipa beton. Dibawah ini adalah penjelasan dari beberapa proses produksi dari pipa beton dengan memanfaatkan teknologi yang canggih dalam produksinya.

Sentrifugal / Wet Spinning

Dalam proses produksi pipa beton dengan menggunakan teknologi sentrifugal memanfaatkan cara perputaran dengan kecepatan yang tinggi. Di mana mould yang digunakan tersebut ditaruh pada dua pasang tepat berada di atasnya, lalu dilanjutkan dengan roda besi yang cara kerjanya dilakukan dengan menggunakan motor penggerak agar dapat berotasi dengan kecepatan yang sesuai dengan keinginan operator. Kekuatan yang dihasil dari gaya sentrifugal ini yaitu perputaran 10 kali lebih cepat jika dibandingkan dengan gaya gravitasi bumi. Maka dari itu proses cetak dari pipa beton yang menggunakan teknologi ini lebih cepat sehingga dapat menghemat waktu.

High Vibration Vertical Cast

Metode high vibration vertical cast merupakan proses produksi dari pipa beton yang akan kita bahas selanjutnya, dimana proses produksi pipa beton ini menggunakan mesin penggetar. Teknologi high vibration vertical cast terdapat alat yang berupa inner mould dan juga outer mould. Kedua komponen tersebut mempunyai wujud atau bentuk yang vertikal dan juga telah terpasang pada komponen penggetar frekuensi sehingga dapat menempel secara eksentrik di bagian inner mould. Oleh karena itu, proses produksi pipa beton dengan teknologi ini dapat dilakukan dengan cara yang lebih mudah, lebih mudah padat, dan juga dapat langsung digunakan. Sampai saat ini teknologi produksi dari high vibration vertical cast ini telah banyak diaplikasikan di berbagai perusahaan beton di beberapa negara Eropa, meskipun masih banyak lagi teknik produksi beton yang dinilai lebih efektif jika dibandingkan dengan teknologi high vibration vertikal cast ini.

Packer Head

Sistem produksi pipa beton dengan menggunakan teknologi canggih dalam pembuatannya sehingga dapat menghasilkan pipa beton secara efektif, cepat, dan memiliki mutu beton yang baik adalah packer head. Prinsip kerja yang dimiliki oleh packer head ini dipadukan dengan sistem perputaran dan juga vertikal cast. Setelah meletakkan mould secara vertikal di bagian Sisi luarnya, lalu pada bagian batang roller juga terdapat ujung yang berupa sepasang roda besi berputar dengan kecepatan yang tinggi. Batang roll yang terdapat pada mesin packer head juga dapat bergerak dari atas menuju ke bawah dan tidak hanya berputar saja. Hal ini akan sangat berpengaruh pada proses produksi dinding pipa karena dapat berubah menjadi zat padat ketika dalam proses penekanan yang dilakukan pada ujung roller tersebut. Mesin packer head dapat dikendalikan dengan cara otomatis sehingga tidak membutuhkan jumlah tenaga kerja yang banyak pada saat pengerjaan. Maka tidak mengherankan apabila teknologi packer head juga banyak digunakan di pabrik beton di Eropa maupun Amerika Serikat karena adanya keunggulan yang dapat ditawarkan oleh teknologi tersebut.

Roller Suspension

Teknologi canggih dalam pembuatan pipa beton yang dibuat oleh orang Australia disebut dengan sistem roller suspension. Penemu metode ini bernama Clarck dan juga Robert. Roller suspension dapat membuat mould berotasi seperti teknologi sentrifugal, akan tetapi letak dari mould ini terletak di bagian atas permukaan roda besi dan juga digantung pada sebuah batang Roller yang berotasi searah dengan mould. Roller suspension memiliki kekuatan rotasi yang tidak teknologi sentrifugal, hal tersebutlah yang merupakan kekurangan dari teknologi ini. Berapa banyak negara di Asia dan juga Australia yang menggunakan teknologi roller suspension ini.

Proses Instalasi Saluran Air

Jika anda sudah mengetahui tentang teknologi produksi pada pipa beton, maka dapat dipastikan bahwa anda juga mengetahui produk dari pipa beton itu seperti apa yang saat ini paling banyak diminati. Perkembangan produksi dari pipa beton akan terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu dari tahun ke tahun. Sehingga kualitas mutu beton yang dihasilkan juga akan terjamin. Di bawah ini merupakan penjelasan tentang prosedur yang harus dilakukan dalam melakukan instalasi pipa beton sebagai saluran air. Terdapat beberapa tahap pemasangan saluran air drainase yang menggunakan pipa beton, diantaranya adalah:

  1. Asphalt cutter merupakan tahapan awal yang harus anda lakukan. Jadi jika anda akan memasang saluran air dibawah permukaan aspal, maka anda harus memotong aspal tersebut dengan sistem ini tanpa merusak bagian aspal lain yang terdapat di area sekitarnya.
  2. Anda harus melakukan proses penggalian pada area yang akan dipasangi saluran drainase. Di dalam proses ini tentunya akan membutuhkan waktu yang cukup lama karena anda perlu mengetahui tentang kondisi dari struktur di bawah tanah, apakah sudah ada saluran pipa yang tertanam ataupun belum. Sebelum melakukan proses ini, anda juga harus mengetahui kondisi dari kedalaman tanah yang akan digali. Selain itu ukuran kedalaman Air ini juga harus disesuaikan.
  3. Untuk alas dari pipa beton perlu dilakukan pemasangan lantai.
  4. Ketika bagian alas Lantai sudah kering dan mengeras maka hal yang harus dilakukan yaitu dengan memasang pipa beton.
  5. Agar tidak bergerak saat diletakkan di bawah saluran air, maka perlu digunakan dinding sayap untuk menahan nya.
  6. Anda perlu melakukan proses penutupan pada permukaan tanah yang sebelumnya telah anda gali dan juga dipasang pipa beton.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan tentang beberapa tahapan pembuatan pipa beton yang sering digunakan. Semoga artikel ini dapat memandu Anda dalam mengatasi kebingungan saat akan memilih produk beton yang akan dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan proyek. Karena kami merupakan perusahaan beton pracetak yang menawarkan produk pipa beton bertulang dengan kualitas mutu beton terbaik.

Perusahaan kami akan selalu siap dalam melayani segala kebutuhan produksi pembangunan beton anda, infrastruktur jalan, infrastruktur bangunan, hingga pondasi. Segera hubungi kami pada kontak yang telah tersedia di halaman website. Jika anda ingin mengetahui tentang produk beton Precast lainnya yang kami sediakan, silakan kunjungi situs website kami. Kami menawarkan produk dengan harga yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan produk beton Precast dari perusahaan lainnya. Selain menyediakan pipa beton bertulang, kami juga menyediakan berbagai produk beton lainnya yaitu box culvert, kanstin, road barrier, pagar panel beton, tiang pancang, tiang listrik, dan berbagai produk beton lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *